Informasi/Berita

Gambar Berita

Tanamkan Semangat Nasionalisme, Lvri Sambangi Sdn Klampis Ngasem 2 Surabaya Lewat Program ā€˜veteran Mengajar’

28 Januari 2026 15:22:23 UMUM

SURABAYA – Semangat Nasionalisme terpancar nyata di awal tahun 2026 bagi siswa-siswi SDN Klampis Ngasem 2 Surabaya. Pada Rabu (07/01/2026), para pejuang yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Ranting Sukolilo hadir langsung ke ruang kelas melalui program inspiratif bertajuk "Veteran Mengajar". Kegiatan yang melibatkan sekitar 100 siswa ini dirancang khusus untuk mewariskan api patriotisme serta memperkuat fondasi moral generasi penerus melalui kisah nyata perjuangan Bangsa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membentuk karakter siswa agar memiliki rasa cinta tanah air yang kuat sejak dini. Dukungan terhadap pendidikan karakter ini juga diperkuat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Selain Kepala Sekolah SDN Klampis Ngasem 2, Nisa Aulia, S.Pd.I, jalannya program ini dipantau langsung oleh perwakilan pihak Kecamatan, Atik, serta Rizqina Rahmalia dari Dinas Sosial.

 

Tak hanya dari unsur Veteran, kegiatan ini juga melibatkan akademisi melalui mahasiswa magang dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi simbol kerja sama yang solid dalam menjaga semangat nasionalisme di lingkungan sekolah. Dalam sesi tersebut, Bapak Sutandyo Sudarsono menjadi sosok sentral yang membagikan pesan mendalam mengenai arti pengabdian dan menjaga kedaulatan Bangsa. Ia menekankan bahwa di era modern saat ini, cara terbaik bagi generasi muda untuk menjaga Bangsa adalah dengan menjadi generasi yang berprestasi. Meski Ketua Ranting, Bapak Minto Wahono, tidak dapat hadir secara langsung, solidaritas LVRI tetap terlihat kuat. Sebanyak empat personel Veteran lainnya tampak sigap mendampingi siswa di kelas guna memastikan misi motivasi ini tersampaikan secara maksimal.

 

Kepala Sekolah SDN Klampis Ngasem 2, Nisa Aulia, menyampaikan bahwa interaksi langsung dengan para veteran memberikan dampak emosional yang jauh lebih dalam bagi para siswa dibandingkan metode pembelajaran tekstual biasa. ā€œPengalaman nyata dari para pejuang ini jauh lebih efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral. Visi utama kami adalah membentuk generasi yang tidak hanya tangguh secara akademik, tetapi juga memiliki karakter nasionalisme yang kuat dalam kepribadian mereka,ā€ ungkap Nisa. (*)


Penulis: Arya Nur Indra Kusuma H, Vidya Imanuari Pertiwi, S.AP., MPA